Batik is Indonesia

by casualH.R.R.

Kehilangan kata kata buat mendieskripsikan BATIK, yang jelas dalam pikiran tuh ada 2 kata aja batik dan indonesia, ga sekedar karena batik itu keren dan eksotis, selaen itu juga GAUL dan ga jadul, betik udah mendunia!, dan, yang paling penting BATIK ASLI BUDAYA INDONESIA…
sebagai putra putri indonesia, patut dicatat kalo kita musti tau tentang sejarah, jenis2 dan arti dari pola batik itu sendiri, ga seru donk kalo cuma make aja, nah, posting miss kesuel (bisa dipanggil Mbak kesuel) atau Mbak ika deh (panggilan rumahan) eh malah promo awak e dewe, hihihi sorhay deh, iya dilanjutin, lagi seneng2nya nulis nih jadi mosting apa aja yang lewat di kepala, mutu ga mutu urusan belakangan gan ;p

negara kita tu luas banget, kaya akan budaya, dalam hal fashion juga, kita amat kaya, Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. batik uda lama dikenal dan dulu sempat ada anggapan kalo make batik tu juadul ga mutu ga beken ga sip lah, tapi ada juga yang bangga (aku penggemar batik juga dari dulu) hehe, (cape de hajjaaaarrrr)

Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu.Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing. ngutip dari wikipedia , Sejarah batik :Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing. Lama-lama kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga kraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri. Seni pewarnaan kain dengan teknik pencegahan pewarnaan menggunakan malam adalah salah satu bentuk seni kuno. Penemuan di Mesir menunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan diketemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola.

R.A. Kartini Memakai Batik bersama dengan suaminya, gambar dari : flickr.com

Walaupun kata “batik” berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. Dalam literatur Eropa, teknik batik ini pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817) tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Inggris di Jawa semasa Napoleon menduduki Belanda. Pada 1873 seorang saudagar Belanda Van Rijekevorsel memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19 itulah batik mulai mencapai masa keemasannya. Sewaktu dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, batik Indonesia memukau publik dan seniman.
saat ini batik uda banyak dikenal dan digandrungi oleh dunia internasional, mereka ga segan make itu di iven2 resmi maupun untuk model fashion. ya ga heran, batik gitu loch!!

Jessica Alba cantik dengan batik

Ada beragam seni batik di nusantara dengan beragam corak dan warna, perbedaan itu dipengaruhi oleh budaya setempat, makna leluhur dan kepercayaan masing2 daerah (penganut animisme, dinamisme, hindu, budha), kita sering mendengar ada batik Jogja, batik solo, batik pekalongan, batik banyumas, , batik cirebon, batik purwokerto dll, lalu bagaimana kita membedakannya, minimal tau dikit dong, kan malu kalo ditanyain turis ga tau hahaha….(bisa njawab dalam bahasa inggris yang jelas aja bangga kok, masalah nyambung ga kan urusan blakang wakakak)

Yang pertama adalah batik Jogjakarta, ciri khasnya adalah menggunakan kain putih dengan corak HITAM.

Batik Jogja (Nitik Bendi)


Batik Jogja (Batik Grompol)

Yang kedua adalah batik Solo (kasunanan), yang menjadi ciri batik ini adalah warna kain batiknya itu kuning, dan TANPA corak putih, contohnya adalah batik Satrio Manah. bila dibandingkan denga batik jogja, batik Solo kesannya lebih terang.

Batik Solo

Kalau batik pekalongan lebih mudah lagi, batik pekalongan lebih kaya akan warna dengan motif yang lebih bervariasi juga, menandakan daerah pekalongan adalah daerah pesisir, berkesan bebas dan menarik, bahkan ada yang pernah menghitung warnanya ada 8 jenis gitu….ragam hias berbentuk tanahan atau rentesan (ragam hias berbentuk tanaman ganggeng).

Batik Pekalongan, kota pesisir, lebih kaya warna dan atraktif


baju batik pekalongan, mantap, ada warna pink juga

kalu batik banyumas, cirinya itu tegas dan besar-besaran, waah apa ini maksudnya ;p Maksudnya disini adalah warnanya adalah tegas, dan mungin juga ukurannya besar (hahaha, ngarang abis) pokoknya gitulah reerensinya, besar dan tegas, dengan ornamen2 binatang dan tanaman yang warnanya dominan gelap. dari referensi lain bilang, Batik Banyumas identik dengan motif Jonasan, yaitu kelompok motif non geometrik yang didominasi dengan warna-warna dasar kecoklatan dan hitam.

Batik Banyumas, motif tumbuhan, warna coklat kehitaman, tegas, dan besar2an ;D


Batik Banyumas juga


Ini yang motif hewannya....

Sekarang giliran batik Madura, Perlu diingat juga , madura itu juga daerah pesisir, jadi mirip2 dengan batik pekalongan. batik ini warnanya mencolok dan motifnya terhitung berani (ex : Merah, Kuning, Biru), Ragam Motifnya beragam, diambil dari motif tumbuhan, binatang, serta motif kombinasi hasil kreasi pembatik sendiri. Ciri khas lainnya yg dimiliki dari Batik Madura adalah banyaknya tarikan garis pada satu desain Batik.

Batik Madura, menarik dengan warna yang berani dan motif berkreasi

Batik Madura, warna hijau ngejreng,,,,

Lalu bagaimana dengan batik Cirebon/Trusni, batik Cirebon kerap dikaitkan dengan motif megamendung (ciri khasnya), ada juga motif wadasan (batu cadas). biasanya memiliki warna kuning (sogan gosok), hitam dan warna dasar krem, atau berwarna merah tua, biru tua, hitam dengan dasar warna kain krem atau putih gading.

Mega Mendung, ciri khas batik cirebon.


Kota cirebon, kota keraton, motif keraton dengan batu cadas

Batik Banjarnegara/Gumelem, pola/ragam hias yang dipakai adalah parang rusak yang sebelumnya kena pengaruh ragam hias pilin berganda. Pembentukan pola terjadi bila dua baris daun-daunan yang runcing dan bersegi tiga ditempatkan berhadap hadapan sehingga ujungnya saling berpautan.

Batik Gumelem, dua baris daun-daunan yg runcing dan bersegitiga ditempatkan berhadapan.

Batik Bali, sama halnya daerah pesisir, batik bali memilih corak dan motif serta warna yang bervariasi dan atraktif, ciri khasnya pada kainnya, kain ini biasa disebut “PRADE” biasanya kain ini motif nya berwarna emas atau perak/silver.

Batik Bali, dikemas dalam pakaian adat bali, perhatikan jenis kain Prade nya yang mengkilap keemasan, dan corak, warna yang mencolok

catatan kecil : Motif Parang merupakan salah satu motif larangan, yang dalam sejarahnya dahulu hanya boleh dipakai terbatas oleh keluarga keraton saja. Larangan ini dicanangkan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1785. Sebagai raja Jawa yang tentu saja menguasai seni, maka keadaan tempat tersebut mengilhaminya menciptakan pola batik parang, yang merupakan ciri ageman Mataram yang berbeda dengan pola batik sebelumnya. Karena penciptanya adalah raja pendiri kerajaan Mataram, maka oleh keturunannya, pola-pola parang tersebut hanya boleh dikenakan oleh raja dan keturunannya di lingkungan istana, secara garis besar masih mengikuti pakem motif parang khas keraton Yogyakarta. (thebatik.net)

sampe sini dulu deh, capek nulisnya….masih banyak daerah yang belum dibahas…..huftt…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: