Belajar EKG 3

by casualH.R.R.

huhuhu…sebenernye capek juga sih aku nulis terus rek, secara panjang lebar gini caranya, nanging musti sabar, itulah filosofi jawa : Alon Alon Asal Kelakon….(_ _ #)
mungkin uda sekitar 6 bulan yang lalu sejak aku ngalamin krisis di manado jadinya kagak pernah apdet jadinya life traffict turun drastis, jadi sekarang nih hisup hajardaku (baca: mbak kesuel) ini uda ngap ngap, napasnya tinggal satu satu (separah itukah) wooouuhh….mau ngapdet ada aja godaan, cenderung ke nge game ma ngutak ngatik software yang berhubungan dengan gambar, xixixii….
KOK JADI CURHAAATT….ih benci deh….fokus mbak fokus, okehh (niru gayanya John Pantau), langsung ke permasalahan, lanjutan pelajaran EKG kita part 3…cekidot.

kemaren terakhhir kita mbahas tentang repolarisasi dan gelombang T, oya temen2, inget juga ya penamaan garis, interval, karena itu juga penting, itu kayak interval PR, segmen ST, interval QT, kalo kalian uda paham tentang bagaimana terjadi gambaran pada kertas ekg tentunya kalian udah tau apa artinya interval dan segmen tadi (ciiyyee, lagaknya kaya guru, preeettt…;p)
hahahaahhaa…ribet ribet, uda ah mbak tulis aja…
interval PR : mengukur waktu dari permulaan depolarisasi atrium sampai pada saat mulainya depolarisasi ventrikel.
segmen ST : merekam waktu dari akhir depolarisasi ventrikel sampai saat mulainya repolarisasi ventrikel.
Interval QT : mengukur waktu dari mulainya depolarisasi ventrikel sampai akhir repolarisasi ventrikel.
lihat lagi gambar di bawah niih :

emang ngebosenin ya belajar dasar dasar gini, sama deh, dulu aja pas belajar biokimia huh hampir putus aja apa sampai beruban belajar kayak ginian, namun malah bagian ini yang penting gan (sundul, sundul) haha, walah guyon wae mbak, hayuh lanjut sinau meneh….

Nah, trus knapa ya di gambar situ ada garis ngadep atas, ada yang ngadep bawah, ada yang setengah ngadep (lhoh) ada yang jelas ada yang ga jelas, katro banget deh, sebut aja knapa kok ada yang defleksi positif (garis mengarah ke atas), defleksi negati (mengarah ke bawah) dan bifasik (kombinasi kedua2nya.
kita perlu paham akan elektroda dan gelombang depolarisasi. lihat dulu gambar di bawah
(sory kalo gambarnya nggak mbois blas, uelekk, seng penting ngerti wes cukup toh;p)

mbak bacain bukunya dulu yah, Pada dasarnya untuk merekam aktifitas jantung, kita dapat meletakkan elektroda dimana saja di permukaan tubuh. Kalau kita melakukan seperti itu, kita akan segera tau bahwa gelombang yang terekam dengan penempatan elektroda positif di lengan kiri tampak sangat berbeda dengan gelombang yang dapat terekam dengan elektroda positif di lengan kanan (atau kaki kanan, kaki kiri, dan sebagainya). sebenarnya mudah dimengerti bagaimana hal ini terjadi. gelombang depolarisasi yang BERJALAN KE ARAH suatu elektroda positif akan menimbulkan defleksi POSITIF pada EKG. gelombang depolarisasi yang menjauhi elektroda positif akan menimbulkan defleksi negatif. lihat gambar di atas, gelombang depolarisasi bergerak dari kiri ke kanan, menuju ke arah elektroda. alat EKG akan merekam deleksi positif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: